Menikmati Weekend di Lembang

1912170_10152223351899898_814467988_n

Bandung memang kerap menjadi tujuan wisata akhir pekan karena letaknya yang jauh dari Ibukota Jakarta. Selain itu,  suasana yang sejuk dan asri juga menjadi alasan utama untuk berlibur kesana. Karena itulah Bandung tak henti-hentinya menawarkan berbagai lokasi wisata baru. Di utara Kota Bandung, tepatnya Lembang, terdapat dua tempat wisata baru yang menawarkan konsep lingkungan.

Bagi yang menyukai suasana danau dan alam, Floating Market Lembang merupakan tempat yang tepat untuk anda. Dulunya, Floating Market Lembang ini merupakan Situ Umar yang kemudian dikembangkan menjadi tempat wisata oleh pihak swasta. Di Floating Market, pengunjung akan dimanjakan dengan beragam permainan air seperti sepeda air dan kano. Tak hanya itu, terdapat booth-booth makanan yang berkonsep unik, yaitu di atas air! Mirip dengan Pasar Terapung yang ada di Kalimantan Selatan dan Thailand.

Floating Market Lembang menawarkan konsep wisata air dan lingkungan

Floating Market Lembang menawarkan konsep wisata air dan lingkungan

Untuk masuk ke Floating Market, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 per orang. Tapi tenang saja, harga tersebut sudah termasuk welcome drink seperti kopi dan susu coklat loh. Harga makanannya pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp 5.000 – Rp 35.000 per porsi. Yang seru, setiap ingin bertransaksi di Floating Market, pengunjung wajib menukarkan uang dengan koin yang bernilai sama dengan mata uang.

Selain Floating Market, di Lembang juga ada tempat wisata lingkungan baru bernama Dusun Bambu Family Leisure Park. Saat memasuki area Dusun Bambu, pengunjung akan dimanjakan dengan kesenian Sunda seperti musik angklung dan tarian Sunda. Dusun Bambu sendiri terlihat seperti perkampungan Sunda tradisional, lengkap dengan sawah dan saung-saung kecil.

Hamparan sawah di Dusun Bambu

Hamparan sawah di Dusun Bambu

Masuk lebih ke dalam, pengunjung akan menemukan tempat penginapan, restoran, dan arena permainan anak. Uniknya, terdapat berbagai bentuk areal makanan yang disediakan di Dusun Bambu. Mulai dari saung pinggir danau hingga saung yang berbentuk sarang burung. Di arena permainan, pengunjung pun bisa bermain panahan, membuat prakarya tanah liat, hingga permainan tradisional seperti egrang.

Saung-saung pinggir danau yang bisa digunakan pengunjung restoran

Saung-saung pinggir danau yang bisa digunakan pengunjung restoran

Tarif yang dikenakan untuk masuk ke Dusun Bambu adalah Rp 10.000 per orang. Hebatnya, saat pulang, pengunjung bisa menukarkan tiket untuk bibit pohon. Keren kan? Kapan lagi bisa berwisata sambil mencintai lingkungan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s