Ruins of Ephesus, the Greek Ancient City

Library of Celcus

Turki memang terkenal dengan wisata sejarahnya, terutama reruntuhan jaman Romawi kuno. Di hari ke empat saya di Turki, saya mengunjungi Ruins of Ephesus yang terletak di kota Selcuk. Ruins of Ephesus merupakan kota Romawi kuno yang berumur sekitar 2000 tahun. Saat masa kejayaannya dulu, Ephesus ini merupakan kota Romawi terbesar kedua setelah Roma.

Saya masuk dari area Selatan dan langsung disambut pemandangan reruntuhan kota yang dikelilingi oleh bukit-bukit. Ephesus sendiri cukup besar, karena itu saya tidak terlalu berlama-lama di satu spot karena waktu yang cukup terbatas. Salah satu spot yang bikin saya takjub adalah Odeon, indoor theater yang memiliki kapasitas lebih dari 1500 orang. Konon, Odeon ini digunakan untuk rapat pemerintah atau konser. Saya pun iseng naik sampai ke atas Odeon. Dari situ, kita bisa melihat bukit-bukit yang mengelilingi Ephesus. Satu kata, indah.

View from Odeon

Menyusuri jalan setapak Ephesus, tour guide saya menjalaskan berbagai kisah mengenai Romawi kuno dan juga arti dibalik setiap bangunan. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah Nike goddess statue atau patung Dewi Nike. Saya pun baru tahu kalau asal nama Nike itu dari mitologi Yunani kuno yang melambangkan kemenangan. Bentuk patung itu pun mirip dengan logo Nike yang berbentuk cross check.

Nike Goddess

Salah satu spot yang terkenal di Ephesus adalah Library of Celcus. Bangunan itu pun sangat menonjol di antara reruntuhan Ephesus lainnya karena facadenya yang masih gagah berdiri.

Tour guide saya menceritakan kisah yang menarik di balik Library of Celcus ini. Konon, pria-pria jaman Romawi dulu sering banget ke perpustakaan ini, sementara istri mereka dikasih uang dan disuruh pergi ke bazaar yang terletak di samping perpustakaanPadahal, para suami ini sebenernya ke perpustakaan bukan buat baca buku, melainkan ke rumah bordil yang berada di seberang perpustakaan lewat jalan bawah tanah yang langsung menghubungkan perpustakaan dan rumah bordil tersebut. Para istri yang asik belanja pun tahunya suami mereka baca buku di perpustakaan. Padahal…..

Library of Celcus

Tak jauh dari Library of Celcus, ada Great Theatre of Ephesus yang sekilas mirip sama Colosseum. Great theatre ini kapasitasnya 25.000 orang yang terbagi menjadi 66 banjar. Great Theatre ini dulunya dipergunakan sebagai arena untuk pertunjukkan konser, drama, diskusi politik, agama, sampai untuk arena pertarungan gladiator. Karena bentuknya adalah amphitheatre, saat saya teriak di dalam sini, suara saya menggema kemana-mana. Seru deh haha :p

Great Theatre

Secara keseluruhan, Ruins of Ephesus ini cukup mengingatkan saya pada Roma dan Yunani, walaupun saya cuma pernah liat foto-fotonya di internet aja. Ga cuma dapet foto-foto keren, saya pun dapet banyak pengetahuan baru soal Roman’s Empire. Jadi penasaran, gimana ya kehidupan jaman Romawi kuno dulu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s