Crossed It Off From the Bucketlist: Wizarding World of Harry Potter (USJ)

Hogsmeade

If you know me well, then you’ll know that I’m a Potterhead. I love Harry Potter. The books, the movies, and everything. So when the Wizarding World of Harry Potter open first, back in 2010 in Orlando, USA, I really wanna go there. Tapi apalah daya, saya yang hanya seonggok pengangguran ini ga mampu ke Amerika. And then, in 2014, Universal Studio Japan announced that they’re going to open Wizarding World of Harry Potter there. So, when I issued my flight ticket to Japan, I immediately chose Osaka (instead going straight to Tokyo) because USJ is in Osaka.

When I arrived in Kansai International Airport in Osaka, I just can’t handle my excitement. Apalagi pas ngeliat banner Wizarding World of Harry Potter gede banget di bandara, saya langsung foto-foto lah! Too bad, I arrived late in the morning, sekitar jam 10an gitu, jadi kalau mau langsung ke USJ sayang aja gitu karena udah telat. Akhirnya hari pertama saya sampai di Osaka, saya dan teman-teman memutuskan untuk keliling Osaka aja dengan membeli Amazing Osaka Pass seharga ¥ 2,300 untuk sehari dan bisa digunakan sebagai pass transportasi dan juga free admission ke beberapa objek wisata terkenal di Osaka.

Harry in Airport

Sayangnya, rencana hanyalah rencana. Dari beberapa objek wisata gratisan yang didapet dari Amazing Osaka Pass dan sudah kami masukkan ke itenerary, kami cuma bisa dateng ke Osaka Castle, dari 8 objek wisata yang seharusnya kami sambangi. Yasudahlah ya, nikmatin aja. Akibat terlalu lelah (karena ngejar pesawat dan keliling stasiun nyari loker kosong), batal pula ke Dotonbori yang katanya must visit place when in Osaka.

Osaka Castle

But my excitement still on fire because I will visit Wizarding World of Harry Potter soon! So the next day, we woke up at 7 am in the morning biar ga terlalu rame, karena USJ buka jam 9 pagi. Jam 8 kita pun berangkat dari apartemen sambil geret-geret koper karena malemnya langsung mau ke Kyoto. Saya pun optimis bisa dateng tepat waktu jam 9, tapi lagi-lagi rencana hanyalah rencana. We got lost and separated. Akhirnya setelah drama keliling stasiun hampir 2 jam dan sempet pake halo-halo yang ada di informasi, akhirnya kita ketemu lagi dan langsung cus ke Universal City Station.

Dari rencana awal jam 9 pagi udah sampe, kita baru sampe sekitar jam 11 dan di Universal City udah rame banget. Padahal hari itu Jumat, tapi asli rame banget. Untung kita udah pegang tiket USJ yang dibeli di Jakarta., jadi tinggal masuk aja tanpa perlu mesti ngantri tiket lagi. Setelah masuk, karena masih geret-geret koper, akhirnya kita ke locker room. Untuk yang paling kecil harganya kalau ga salah ¥ 300, sedang ¥ 500, dan yang paling gede ¥ 800. Yha mahal yha huft….

Universal City

So when we entered USJ, we were welcomed by the gate and the famous Universal Rotating Globe, but I chose to skipped that karena udah pernah foto yang di Singapore dan sama aja sih. Pas masuk ke dalem, udah rame banget. Banyak yang dress up pake kostum karena memang lagi ada event Surprise Halloween.

USJ Gate

Halloween in USJ

Met Milka in USJ

Karena saking rame dan gabisa baca map, akhirnya kita sempet kebingungan untuk cari lokasi penukaran tiket Wizarding World of Harry Potter. Yup, walaupun memang masih merupakan salah satu atraksi yang ada di USJ, tapi untuk masuk ke Wizarding World of Harry Potter, visitors need another ticket yang bisa ditukarkan dengan cara men-scan tiket USJ. Akhirnya kita berhasil menemukan lokasi penukaran tiketnya, yaitu di antara danau, depan Mel’s Drive In, dan masih deket-deket sama Hollywood Dreams. Kita pun dapet jadwal masuk sekitar jam 2 siang.

Setelah dapet tiket ke Wizarding World of Harry Potter dan masih ada waktu untuk keliling-keliling, kita pun bingung mau nyoba atraksi apa, karena semuanya super ngantri. Akhirnya pas lewat di depan Universal Studios Cinema 4D ngeliat antriannya agak sepi dan langsung ikut ngantri. 15 menit kemudian kita pun masuk ke arena teater. Kirain bakal nonton Shrek 4D, taunya nonton Sesame Street. Mana di dubbing pake Bahasa Jepang lagi, duh ga ngerti. Dan menurut saya, atraksi ini ga worth it sih, karena ya cuma gitu doang nonton 4D, efeknya juga ga bagus-bagus amat. I even got sleep in the middle of show. Tapi lumayan lah karena ga ngantri.

USJ Cinema 4DSetelah selesai nonton Sesame Street, waktu menunjukkan dekat pukul 2 siang jadinya kita siap-siap nunggu depan entrance Wizarding World of Harry Potter. Pas saya tanya udah bisa masuk apa belum, ternyata memang harus on time, kalau di tiket jam 14.00 harus masuk 14.00, padahal waktu itu jam 2 kurang 15 gitu sih. Yaudah akhirnya duduk-duduk aja di atas batu sambil nunggu.

Entrance Path to Magic

USJ Map

Pas jam 2 tepat, akhirnya kita pun masuk ke Wizarding World of Harry Potter. Duh hati ini berdesir karena terlalu excited dan terharu, akhirnya bisa kesini. Jadi entrance pathway Wizarding World of Harry Potter ini kayak hutan-hutan gitu, maybe The Forbidden Forest? You will also get to see the famous Ford Anglia on the right side of the pathway. 

Pathway to Wizarding World of Harry Potter

Ford Anglia

After the path ended, then tadaaa! Hogsmeade gate is in front of you. Asli saya seneng banget dan langsung foto-foto, walaupun rame dan ga dapet foto yang bagus hahaha. Fellow traveler juga bisa melihat Hogwarts Express di sebelah kanan gerbang. Hogsmeade that afternoon was crowded. But, for me it was still beautiful. The shops, the restaurant, and the path was just like in the movie. Bahkan di atap kios-kiosnya ada salju buatan. Every detail was so amazing!

Hogsmeade

Hogsmeade

Hogwarts Express

Setelah berjalan lurus terus, sambil ngeliat toko-toko yang ada di Hogsmeade, kayak Zonko’s Joke Shop, Ollivanders, Honeydukes, The Three Broomsticks, and even butterbeer barrel selling in the side of the walk, akhirnya saya melihat Hogwarts Castle! Ya ampun akhirnya bisa ngeliat Hogwarts yang cuma ada di film-film aja. It looks so real just like in the books and movies!

Butterbeer

Sebenarnya, Hogwarts Castle itu adalah sebuah atraksi permainan yang bernama Harry Potter and the Forbidden Journey. This attraction claims to use 4K and 3D technology which I don’t understand but I know this attractions will be amazing! Tapi karena emang the headline of the park, jadi antrian Harry Potter and the Forbidden Journey ini sangat mengular. Attention board dan para kru sampe berulang-ulang kali memperingatkan kalau waiting time bisa sampe 4 jam. But, who cares? I’ll wait of course!

Hogwarts CastleDan emang, antriannya panjang banget. Ngantri dulu di luar bawah, terus muter, naik ke atas yang didesain seperti Herbology class, terus turun lagi, ngantri lagi di luar, dan akhirnya masuk dan ngantri di dalem. Tapi pas udah sampe di dalem, ngantrinya udah ga terlalu ngebosenin karena bisa sembari ngeliat Dumbledore’s Office, Gryffindor Common Room, Defence Against the Dark Arts Class, dan banyak lagi. Bahkan lukisan yang ada pun juga bisa gerak! Keren banget pokoknya keren banget! Sayangnya di dalam ruangan ga bisa foto-foto karena tas dan kamera semua dititip ke loker. Tapi ada juga yang pake Express Pass yang masih bisa bawa tas dan kamera.

Herbology Class

Inside Castle

Akhirnya masuk juga ke arena permainan. Jadi nanti fellow traveler akan ditempatkan di semacam kursi kayak roller coaster gitu. Terus nanti bakal masuk ke dalam lorong-lorong gelap. Ceritanya we are playing Quidditch with Harry and friends. Seru banget bener-bener kayak real! Bahkan pas ada snitch lewat, saya sampe menggapai-gapai pakai tangan hehehe. Imagine playing Quidditch with Harry that real! Bagian seremnya juga dikejar sama naga di atas sapu terbang, ada Aragog dan Dementor depan mata persis. Saya sampe teriak-teriak karena bagian Dementor was scary enough, like my happiness was being sucked away. This attractions was seriously so amazing! Worth waiting for almost 4 hours.

Setelah keluar dari arena permainan, kita langsung diarahkan ke Filch Emporium, where you can buy Harry Potter merchandise and stuffs. Lucu-lucu banget barangnya! But too bad I can’t afford any of that because it was really pricey. Ada Frogs Chocolate, Harry Potter lego, Harry and Ron sweater, kaos, dan lain-lain.

Filch Emporium

Harry Ron sweater

Setelah selesai main dan liat-liat, tadinya mau naik Flight of the Hippogriff, tapi karena antriannya lumayan juga dan yang lain udah terlalu lelah, akhirnya diurungkan. Kami pun istirahat dulu sambil duduk-duduk di pinggir toko dan jajan Butterbeer. Karena yang jual Butterbeer di barel ngantri banget, akhirnya saya ke Three Broomsticks dan ga ngantri sama sekali! Saya sendiri sih pengen banget makan disana, tapi apa daya still no money haha. Untuk butterbeer dengan gelas yang dibawa pulang, harganya ¥ 1.100 dan dengan gelas biasa harganya ¥ 650. Rasanya? Enak banget asli! Kayak campuran soda, karamel, sama sweet butter gitu, ga ngerti sih campurannya apa tapi seriously it was so good!

Butterbeer Glass

Every detail di Wizarding World of Harry Potter ini emang bener-bener dipikirin. Pas saya ke toilet pun, ada suara Moaning Myrtle tapi dalam Bahasa Jepang. Cool isn’t it?

Toilet in Hogwarts

Saya sebenarnya pengen banget lebih lama lagi di Wizarding World of Harry Potter, pengen masuk ke semua toko, pengen naik Flight of the Hippogrif, pengen liat Hagrid’s House, dan bahkan pengen naik Harry Potter and the Forbidden Journey lagi. Tapi karena memang waktu semakin sore, kami sudah lelah, dan pengen nyoba atraksi lainnya di USJ, jadinya kita pun kembali ke dunia muggles. Seriously, I will go back to Japan, or even Orlando and Hollywood that rumors will be open next year. Can I get an amen? 😛

Setelah keluar dari Wizarding World of Harry Potter, kita pun bingung mau main apalagi karena semuanya ngantri. Akhirnya karena terlalu capek, kita pun memutuskan untuk istirahat dulu di pinggir danau. Teman saya beli turkey leg dan saya ikut nyicipin. Saya sendiri bawa bekal mie, rendang, dan onigiri. Maklum, makanannya mahal-mahal.

Setelah kenyang makan, kita pun keliling-keliling area New York sambil foto-foto, ngeliat violin quartet street performance, dan people watching. Beneran deh suasanya bener-bener kayak lagi jalan-jalan sore di New York (lah emang pernah  ke New York?)

New York in USJ

New York in USJ 2

Hari semakin gelap dan akhirnya kita semua bener-bener ga sanggup lagi untuk ngantri. Sempet ngantri Chucky Horror Factory, tapi di tengah antrian keluar karena ga kuat. Yaudah akhirnya duduk-duduk di trotoar sambil ngeliatin orang-orang yang dress up, mulai dari yang horor, imut, sampe aneh. Ga lama mendadak lampu di sekitar area gelap dan ada suara dentuman keras. Kepo dong saya ada apa. Eh ternyata ada horror street show gitu. Ada karakter yang bawa-bawa gergaji listrik dan zombie yang ngejar-ngejar pengunjung. Lumayan seru juga, saya dan temen-temen sampai ikutan lari-lari.

Setelah horror street show berakhir, akhirnya kita pun keluar dari Universal Studio Japan dan melanjutkan perjalanan ke Kyoto. I will surely going back to try more attractions and spend a day in the Wizarding World of Harry Potter! Thank you USJ for fulfilling one of my bucket list!

USJ in night

Advertisements

10 thoughts on “Crossed It Off From the Bucketlist: Wizarding World of Harry Potter (USJ)

  1. Pingback: My Ultimate Lifetime Travel Bucket List | Travel and Word

  2. masih masuk bucket list aku niiih 😀
    emang highlightnya USJ tuh Wizarding World of Harry Potter ya

    aaakkk, makin kepingiiiiiin *bookmark dulu sambil nabung*

  3. Pingback: A Day In Kyoto | Travel and Word

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s