Crossed It Off From the Bucket List: Seoul World Cup Stadium

12670075_10153851193389898_957944351186510128_n

Saya inget banget pertama kali saya menonton bola, yaitu saat Piala Dunia 2002. Saat itu saya masih kelas 4 SD dan setiap pulang sekolah anteng depan TV nonton bola. Waktu itu, karena venue Piala Dunia di Jepang dan Korea Selatan, jadi waktu pertandingannya tuh masih sore-sore gitu, pas lah sama jam pulang sekolah. Saya inget banget tim yang saya dukung itu tim Jerman. The one and only reason is Miroslav Klose!

Fast forward ke 2016, saya yang what-so-called football fanatic, pun berkesempatan berkunjung ke Korea Selatan. Saya langsung inget dong kalau negara ini pernah jadi tuan rumah perhelatan sepak bola terbesar dan juga pertandingan-pertandingan di negara ini lah yang membuat saya jadi suka sepak bola. Berkunjung ke Seoul World Cup Stadium akhirnya saya masukkan ke dalam itinerary saya di Seoul.

Di suatu siang yang super dingin di Seoul, saya memutuskan untuk mendatangi Seoul World Cup Stadium. Untuk mencapai stadion ini, fellow traveler harus menaiki subway dan turun di Seoul World Cup Stadium Station. Stasiunnya sendiri siang itu sangat sepi, cuma ada beberapa orang yang lalu lalang. Di beberapa tembok di stasiunnya, terpajang foto-foto tim sepak bola nasional Korea Selatan. Setelah keluar dari stasiun, pemandangannya adalah ratusan anak tangga untuk mencapai stadion. Mungkin di saat Piala Dunia 2002 dulu, tangga tersebut ramai digunakan kalau eskalator dan lift ga bisa mengakomodir banyaknya suporter sepak bola saat itu.

12642979_10153847998649898_1533045282550108490_n

Sebelum masuk ke stadion, ada taman yang luas dan juga parkiran mobil. Saya sempet bingung dan heran kalau disana ada CGV Cinema. Bisa-bisanya di stadion sepak bola ada bioskop hahaha. Mungkin karena stadionnya jarang dipakai lagi, makanya dimanfaatkan sebagai bioskop, kali ya? Kabarnya sih, Seoul World Cup Stadium ini satu-satunya stadion sepak bola yang ada mall dan bioskop di dalamnya! Boleh juga idenya. Awalnya saya juga sempet kebingungan karena ga menemukan pintu masuk ke dalam stadion atau museumnya, udah gitu ga ada petugas yang bisa ditanya-ditanya. Karena kedinginan, saya pun masuk dulu ke dalam area bioskop dan duduk-duduk sebentar.

1914551_10153847999584898_4523374875682190039_n

12592568_10153851202954898_7893719365420566735_n

Akhirnya saya dan Ayah memutuskan untuk memutari bagian luar stadion untuk menemukan pintu masuk museum. Setelah berjalan kira-kira 400 meter dari pintu CGV Cinema, akhirnya ketemu juga Seoul World Cup Museum. Asli, museumnya sepi banget dan cuma ada dua orang penjaga loket. Sebelum masuk ke dalam museum, para pengunjung diharuskan membayar admission fee sebesar KRW 1.000. Saat saya masuk, hanya ada sepasang kekasih Korea yang udah mau keluar dari museumnya. Jadi, di dalam museum tinggal saya dan Ayah saya.

Saya sempat membaca mengenai sejarah museum ini, katanya sih arsitektur stadion ini menyerupai layang-layang Korea dan atapnya meng-cover 90% area duduk, jadi ga perlu khawatir kehujanan atau kepanasan. Bentuknya itu melambangkan kemenangan dan harapan yang dipadukan dengan semangat orang-orang Korea. Saya juga inget banget kalau stadion ini merupakan venue pertandingan semifinal antara Jerman dan Korea Selatan.

Saat memasuki koridor museum, saya merasa kalau museumnya remang-remang dan ga terlalu terawat. Padahal, koleksinya bagus-bagus menurut saya. Kebanyakan sih emang memorabilia tim nasional Korea Selatan yang dipakai saat Piala Dunia 2002 dulu. Saya yang emang gatau menahu tentang timnas Korea Selatan, cuma foto-foto bentar aja di koridor depan.

11140104_10153848005754898_3398714358749632533_n

Masuk ke ruangan yang lebih dalam, ada lebih banyak memorabilia lagi yang dipajang, seperti sepatu, jersey, bola, dan replika trofi Piala Dunia. Ada juga wahana digital interaktif yang memungkinkan pengunjung untuk menonton klip-klip pertandingan yang berlangsung di stadion ini pada masa Piala Dunia 2002.

12662588_10153848007154898_3305723982668799498_n

12633550_10153848008334898_5076677860525730184_o

Saya ga berlama-lama menyusuri museum karena memang kebanyakan memorabilia timnas Korea Selatan dan saya emang ga ngerti tentang sepakbola Korea Selatan. Akhirnya, saya dan Ayah memutuskan untuk masuk ke dalam area stadion. Megah memang, tapi saya masih merasa kalau Gelora Bung Karno lebih gede. Sayangnya, saat itu stadionnya bersih dari rumput karena sepertinya udah lama ga dipake.

12654508_10153848010939898_7996475542906376993_n

Agak sedih sih, karena tanpa rumput, saya jadi ga bisa membayangkan kemegahan Seoul World Cup Stadium ini. Apalah artinya stadion tanpa rumput, ya kan? Tapi yaudah mau bagaimana lagi, yang penting udah pernah berkunjung ke salah satu stadion sepak bola yang pernah digunakan di Piala Dunia! Bucketlist checked 😀

Signature

Advertisements

6 thoughts on “Crossed It Off From the Bucket List: Seoul World Cup Stadium

  1. Pingback: My Ultimate Lifetime Travel Bucket List | Travel and Word

  2. Gw juga pas kesini kentang banget. Tapi untungnya pas gw kesana, malemnya atau besok malemnya ada konser K-Pop gitu disana jadi dapet tiket gratis deh~~~
    Kayanya sekarang stadiumnya emang kebanyakan buat acara-acara musik/konser gitu deh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s