Turkiye Burslari 101 (Beasiswa Pemerintah Turki)

expand your horizons

Kak kok bisa kuliah di Turki? Kak kenapa pilih kuliah di Turki? Kak bagaimana caranya biar bisa dapat beasiswa? Kak tips dan triknya dong kak? Begitulah kira-kira beberapa jenis pertanyaan yang saya terima semenjak saya mendapatkan beasiswa Turkiye Burslari alias YTB. Pertanyaan-pertanyaan itu sebisa mungkin saya jawab. Tapi sekarang saya memutuskan untuk menulis pengalaman saya mengenai beasiswa YTB ini di blog, biar lebih lengkap dan lebih banyak orang yang baca. Selain itu biar traffic blog ini agak naik dikit lah 😛

Kenapa pengen sekolah di luar negeri?

Sejak SMA saya memang sudah berkeinginan untuk melanjutkan studi ke luar negeri. S1 pun nyaris memaksa orang tua untuk menyekolahkan saya ke luar negeri, tapi setelah menghitung biaya dan saya juga mendapatkan beasiswa di Universitas Bakrie, jadi lah saya menunda keinginan kuliah di luar negeri. Lalu bertekadlah saya kalau harus lanjut S2 di luar negeri.

Saya memang ingin melanjutkan pendidikan sampai S2. Pilihan pertama memang luar negeri, karena saya ingin merasakan bagaimana hidup di luar negeri, keluar dari comfort zone, dan juga mencicipi kualitas pendidikan di luar Indonesia. Bukannya di Indonesia pendidikannya jelek, tapi saya lebih mencari pengalaman hidup gitu loh.

Saat lulus S1, saya pun bingung kerja dulu atau langsung lanjut S2. Namun karena saya belum punya IELTS dan belum siap untuk ambil tesnya, jadi saya apply kerja dulu dan akhirnya memutuskan langsung kerja. Meskipun kerja, saya ga lupa dengan keinginan saya lanjut master di luar negeri. Sambil kerja di weekday, saya ikut IELTS preparation di IALF Kuningan setiap Sabtu, yang mana memotong weekend saya, tapi tak apa lah.

Setelah lulus IELTS preparation, 3 minggu kemudian saya langsung ambil tes IELTS. Hasil IELTS saya lumayan lah, meskipun di bawah target tapi cukup untuk apply universitas di Inggris dan negara Eropa lainnya. Ya memang tujuan utama saya untuk studi master adalah di Inggris. Letter of Acceptance (LOA) dari beberapa universitas di Inggris berhasil saya dapatkan, termasuk salah satu universitas idaman saya University of Edinburgh dengan jurusan idaman pula.

Saya juga mendapatkan beberapa LOA dari beberapa universitas di Belanda dan Australia. Saya kemudian mencoba untuk apply beasiswa yang diberikan masing-masing universitas. Mau coba Chevening atau StuNed tapi kok ya ga pede banget gitu loh, melihat para awardee dan alumni beasiswa tersebut jauh lebih hebat dibandingkan saya. LPDP juga saya coba, namun gagal di assessment test yang baru diterapkan di tahun 2017 ini. Jadi bye bye kuliah di Inggris dan Belanda 😦

Akhirnya saya ingat kalau teman saya ada yang sudah lebih dulu kuliah di Turki dengan beasiswa. Saya pun Google mengenai beasiwa Turkiye Burslari (YTB) yang diberikan oleh pemerintah Turki ini. Syaratnya tidak terlalu banyak dan ribet seperti beasiswa-beasiswa lainnya. Kemudian saya mencoba peruntungan di beasiswa YTB ini.

Iya iya.. Terus Turkiye Burslari apa sih?

https://tbbs.turkiyeburslari.gov.tr/Content/images/TB-LOGO.png

Turkiye Burslari atau YTB adalah beasiwa yang diberikan oleh pemerintah Turki, dalam hal ini pihak yang berwenang adalah Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı alias Foreign Turks and Relative Communities Presidency, kalau ga salah semacam kementerian luar negeri Turki. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa internasional dengan jenjang undergraduate, graduate, dan Ph.D dengan berbagai bidang studi pilihan.

Beasiswa Turkiye Burslari ini untuk jurusan apa saja?

Beasiswa ini mencakup berbagai macam area studi, mulai dari sains, engineering and technology, art and humanities, social administrative, dll. Pilih area studi yang sudah spesifik ya, biar kesempatan kamu semakin besar. Misalnya kamu mau kuliah di bidang ekonomi, pilihlah yang spesifik, seperti ekonomi syariah.

Saat mendaftar, kalian dipersilahkan memilih maksimal 12 universitas dan program studi pilihan. Saat saya mendaftar dulu, saya memilih 11 universitas. Kebanyakan pilihannya di kota besar seperti Istanbul, Ankara, dan Izmir. Padahal kata teman saya seharusnya pemilihan universitas harus dibagi dengan (kalau tidak salah) maksimal 4 pilihan di universitas di kota besar dan selebihnya di kota-kota lainnya.

IMG_9732

Dari pilihan kamu tersebut, jika lolos, pihak YTB akan menempatkan kamu di salah satu universitas. Saya juga tidak tahu penilaian mereka untuk penempatan universitas ini, tapi kemungkinan besar dari essay dan hasil wawancara kamu. Dari kesebelas pilihan tersebut, saya ditempatkan di pilihan kedua, Istanbul Ticaret Universitesi. Meskipun bukan universitas negeri, tapi katanya Istanbul Ticaret Universitesi ini salah satu universitas swasta terbaik di Turki.

IMG_9734

Kalau ditanya bagaimana perhitungan saya saat memilih universitas-universitas tersebut? Jujur saya waktu daftar ga pake research dulu. Saya hanya memilih universitas dengan nama-nama di kota besar yang ada list, setelah itu baru saya sesuaikan dengan jurusan yang saya inginkan. Tapi jangan ikutin saya ya, silahkan cek di sini atau Google sendiri ya dengan keyword ‘best university Turkey’.

Belajarnya pake bahasa apa nih?

Kebanyakan di Turki, perkuliahan dilakukan dengan Bahasa Turki. Namun, ada juga perkuliahan yang menggunakan Bahasa Inggris. Saat mendaftar di sistem TBBS, kalian bisa tahu kalau jurusan yang kamu pilih itu menggunakan bahasa pengantar apa. Tapi, setiap awardee YTB diwajibkan untuk mengikuti kelas Bahasa Turki (Tomer) selama hampir setahun. Syarat kuliah di Turki harus bisa bahasa Turki sampai level B2, tapi setiap awardee YTB mengikuti kursus sampai level C1 dan setelah itu ditambah academic Turkish.

Susah ga kak bahasa Turki? Kalau jujur banget nih ya, jawabannya susah. Saya sudah pernah mengikuti les bahasa Perancis dan Jerman, meskipun masih basic banget tapi saya ngerasa kedua bahasa tersebut lebih mudah dibandingkan Turki. Atau memang saya ga tertarik dengan Bahasa Turki aja kali ya hehehe.

Sampai saat saya menulis ini, saya sudah berada di level B1 dan semakin hari saya merasa semakin sulit. Tapi tenang aja, badai pasti berlalu. Orang lain aja bisa, masa saya dan kalian ga bisa sih. Ya kaan?

Keunggulan dari beasiswa Turkiye Burslari apa?

Beasiswa ini adalah full scholarship, dimana semua biaya kalian akan ditanggung selama menempuh pendidikan di Turki. Mulai dari tiket penerbangan, akomodasi (asrama), biaya kuliah, asuransi kesehatan, biaya kursus Bahasa Turki, hingga dapat uang bulanan. Uang bulanan untuk setiap tingkat pendidikan berbeda, S1 mendapat 700TL, S2 950TL, dan S3 1400TL.

Tiket penerbangan yang didapat adalah Turkish Airlines kelas ekonomi. Nanti jika kalian lolos, tiket akan langsung dikirim ke email kamu. Bisa juga kamu beli dulu terus nanti minta reimburse ke pihak YTB. Tapi saya sih gamau beli duluan, tunggu aja sampe mereka kirim. Terus pengalaman saya tahun lalu, pihak YTB sangat telat mengirim tiketnya. Saya baru dikirim tiket pesawat H-3 sebelum Tomer (kursus Bahasa Turki) di mulai! Jadi kalau sudah mepet, jangan lupa mencecar mereka, tanya terus jangan kasih kendor 😛

Akomodasi selama studi di Turki, setiap awardee akan mendapatkan kamar di asrama, baik asrama yang dikelola oleh pemerintah (KYK) atau swasta (özel). Saya sendiri mendapatkan asrama özel, yang sangat mumpuni. Setiap mahasiswa akan ditempatkan di kamar berisi 2-5 orang, tergantung kebijakan masing-masing asrama. Saya sendiri mendapatkan kamar yang berisi tiga orang.

Memang hidup di asrama ada plus minus, tapi buat saya yang lebih suka sendirian di kamar, saya sudah mulai ada rasa kepengen pindah ke apartemen gitu loh. Sayangnya untuk tinggal di apartemen, pihak YTB tidak akan meng-cover. Tapi tahun ini, katanya bagi mahasiswa S2 dan S3 yang sudah berkeluarga, mereka diperbolehkan tinggal di apartemen dan biaya akan ditanggung YTB. Terus ada info juga yang beredar, kalau kamu memutuskan untuk pindah dari asrama, kamu tidak akan bisa masuk asrama lagi sampai lulus. Jadi, the choice is yours.

Uang jajan sebesar 950TL bagi saya sih sudah cukup banget. Ya karena saya orangnya boros dan suka belanja, jadi belum bisa nabung nih hehehe. Tapi kalau kalian hemat dan bisa menahan hawa napsu berbelanja, uang segitu bisa banget loh ditabung lebih dari setengah! Karena makan pagi dan malam dari asrama, makan siang di kampus juga murah banget. Jadi silahkan menabung biar bisa jalan-jalan ke Eropa!

Mau! Kapan beasiswanya dibuka?

27972999_1653553221402477_1342226028092791795_n

Untuk pendaftaran tahun 2018 ini, YTB membagi pendaftaran dalam tiga periode. Untuk Indonesia sendiri, pendaftaran untuk pendaftaran S2 berada di periode 2, dengan tanggal aplikasi 5 Februari – 5 Maret 2018, sedangkan pendaftaran S1 berada di periode 3, dengan tanggal aplikasi 16 April – 14 Mei 2018.

Terus gimana caranya daftar Turkiye Burslari?

27913342_1654403167984149_5835626300609920987_o

Di jaman dimana Google eksis, pastikan hal yang kalian lakukan adalah Googling dulu. Keyword yang bisa dipakai adalah Turkiye Burslari, beasiswa pemerintah Turki atau beasiswa Turki. Di result page Google, kalian bisa menemukan official website YTB atau blog-blog awardee maupun alumni yang sharing tentang beasiswa ini. Baca semua informasi yang ada di website resmi YTB. Kalau bingung, mereka punya halaman FAQ yang kebanyakan pertanyaan-pertanyaan kamu akan dijawab disana.

Kalau masih bingung juga, rajinlah baca blog para awardee. Dulu saat apply saya rajin banget baca blog mereka dan terbantukan dengan pengalaman mereka. Kalau ada yang belum jelas di post tersebut, baru deh saya tanya mereka lewat media sosial. Ada juga grup Facebook Turkiye Burslari Indonesia dimana kamu bisa mendapatkan informasi terbaru dan bertemu sesama applicant. Para applicant juga membuat grup WhatsApp dan Line untuk saling berdiskusi. Gabung lah, biar bisa saling berbagi informasi!

Pada intinya, untuk mendaftar beasiswa ini kalian harus membuat akun di sistem TBBS. Setelah kalian mempunyai akun, kalian bisa mengisi biodata, mengisi program studi pilihan, dan juga mengunggah seluruh berkas yang dibutuhkan.

Ngomong-ngomong soal berkas, seluruh berkas diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris ya melalui sworn translator. Kalau saya pribadi, berkas yang translate adalah ijazah SMA, ijazah S1, transkrip nilai S1, dan akte kelahiran. Untuk translate berkas, kamu tinggal Google aja misalnya ‘penerjemah tersumpah Jakarta’. Saya sendiri memakai jasa Jakarta Translation Center. Seluruh berkas saya scan, kirim via email, transfer biaya, dan berkas hasil translate akan dikirim melalui JNE YES. Gampang~

Kamu juga diwajibkan mengunggah surat rekomendasi. Saya sendiri meminta surat rekomendasi dari kepala program studi di kampus dan pembimbing skripsi saya. Kalau kamu masih SMA, mungkin bisa minta dari kepala sekolah.

Selain itu, kamu juga diharuskan mengisi kolom seperti motivational statement. Saya sudah punya format motivational statement untuk mendaftar kampus lainnya, tapi ternyata motivational statement versi YTB hanya beberapa ratus karakter, semacam nge-tweet. Di kolom ini, kamu harus mengisi alasan kamu mengapa memilih Turki untuk studi, kenapa memilih jurusan yang dipilih, dan hal yang akan kamu lakukan jika sudah lulus dari Turki. Isi dengan sejelas mungkin ya!

Kalau kamu punya sertifikat lomba, seminar, atau semacamnya silahkan diunggah, karena pihak YTB juga pasti akan memperhitungkan sertifikat. Sertifikat bisa menandakan kamu adalah pribadi yang aktif mengikuti berbagai macam kegiatan bermanfaat.

Butuh IELTS/TOEFL ya?

Sepengetahuan saya ya, untuk mendaftar YTB ini kamu bisa menggunakan TOEFL ITP alias Institutional Testing Program, yang biasanya harganya lebih murah dibandingkan kamu mengambil TOEFL IBT atau IELTS. Mereka juga tidak menyantumkan minimal skor, jadi silahkan upload saja hasil IETLS/TOEFL ya, karena pastinya akan memperbesar peluang kamu. Saya sendiri karena memang sudah mengambil IETLS, jadi saya menyertakan hasil IETLS saat mendaftar.

Setelah daftar di sistem terus gimana?

Yaudah, kalau kamu sudah submit pendaftaran, silahkan ditunggu. Biasanya pengumuman wawancara itu 1-2 bulan. Di Indonesia, wawancara akan dilakukan di Jakarta dan Aceh. Saat kamu lolos wawancara, biaya dari kota asal ke kota wawancara tidak ditanggung loh ya. Nanti mengenai pengalaman saya wawancara beasiswa Turkiye Burslari akan saya tulis di post lainnya ya!

Oh gitu?

Iyes kitu beb! Insya Allah gampang kok daftar beasiswa Turkiye Burslari ini. Kalau kamu masih bingung, boleh monggo ditanyakan ke saya ya. Insya Allah akan saya jawab, kalau saya tahu jawabannya. Kalau saya ga tau, paling saya juga jawab “Maaf, ga tau euy” atau “Aduh lupa :(“

Sebelum daftar beasiswa, jangan lupa minta doa orang tua biar dilancarkan segala prosesnya. Inget lah pokoknya, ga ada hasil yang mengkhianati usaha 🙂

*YTB images & infographic taken from Turkiye Burslari Facebook page* 

Advertisements

7 thoughts on “Turkiye Burslari 101 (Beasiswa Pemerintah Turki)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s