Tokyo Disneysea: The Happiest Place on Earth

Disneysea ticket

‘The Happiest Place on Earth’ memang cocok banget dijadikan tagline dari Disney Resort, baik untuk Disneyland atau Disneysea. Saat saya ke Jepang Oktober lalu, saya juga menyempatkan diri ke what-so-called the happiest place ini. Di Tokyo sendiri, ada Disneyland dan Disneysea, tapi saya lebih memilih untuk berkunjung ke Disneysea. Kenapa? Karena Disneysea hanya ada satu di dunia, yaitu di Jepang saja. Sedangkan Disneyland itu ada beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Perancis. Selain itu, saya juga sudah pernah main-main ke Hongkong Disneyland dan kata orang-orang, Disneyland hampir mirip-mirip kok di seluruh dunia.

Hari kedua saya di Tokyo, kami pun memutuskan untuk berangkat ke Disneysea. Dari apartemen kami di Shinjuku, kami harus menaiki kereta ke Maihama Station, namun sebelumnya harus transit di Tokyo Station. Maihama Station sendiri merupakan gate dari Tokyo Disney Resort yang menyambungkan Tokyo Disneyland, Tokyo Disneysea, dan area perhotelan disekitarnya. Untuk menuju Tokyo Disneysea, saya harus menaiki kereta khusus yang bertemakan Disney dan membayar sekitar ¥250. Sebenarnya jaraknya dekat, tapi ya udah kan gemes tuh naik kereta ala ala Disney yang kebetulan waktu itu temanya lagi halloween dan didominasi warna oranye.

Continue reading

Advertisements

I Left My Heart in Tokyo

Shibuya

Tokyo, sebagai ibukota Jepang memang merupakan salah satu kota yang menjadi bucketlist banyak orang. Saya pun begitu. Saya selalu penasaran bagaimana sih rupanya Tokyo ini. Apakah memang secanggih dan sebagus yang orang-orang katakan? Akhirnya saya pun bisa berkesempatan untuk mengunjungi Tokyo sebagai salah satu kota tujuan saya selama di Jepang.

Melanjutkan kisah perjalanan saya di Nippon, saya dan teman-teman saya kemudian menumpang Willer Bus dari Kyoto ke Tokyo. Enaknya Willer Bus ini, ada pilihan overnight ride, jadi pas banget buat fellow traveler yang ingin menghemat biaya penginapan. Bus saya sendiri waktu itu berangkat jam 23.30 dari depan Ibis Style Kyoto dan berhenti di Tokyo Station parking lot jam 07.00 keesokan harinya.

Continue reading

A Day In Kyoto

Tori Gates

Kota tujuan saya berikutnya di Jepang adalah Kyoto. Setelah menghabiskan 2 hari 1 malam di Osaka, saya pun berangkat ke Kyoto, tepatnya pada malam hari setelah puas bermain seharian di Universal Studio Jepang. Dari Osaka, Kyoto ini memang tidak jauh dan hanya memakan waktu perjalanan sekitar 45 menit menggunakan kereta.

Setibanya di Kyoto, saya dan teman-teman saya dijemput dengan mobil di stasiun oleh host Airbnb kami yang bernama Toshiya. Baik banget ya dia mau jemput segala? Mungkin dia kasian sama cewe-cewe kere malem-malem di jalan hahaha. Karena mobilnya kecil dan ga muat, akhirnya kami harus gantian dijemput dan saya pun dapat giliran dijemput belakangan sama Naadiyah. Stasiunnya malam itu sepi banget, saya sendiri lupa nama stasiunnya apa pokoknya kayak di daerah perumahan gitu. Ga lama kemudian, si Toshiya kembali menjemput saya dan Naadiyah. Di mobil kami basa-basi, dia nanya kami mau kemana aja dan dia ngasih tau kalo mau kesitu naik apa.

Continue reading

Crossed It Off From the Bucketlist: Wizarding World of Harry Potter (USJ)

Hogsmeade

If you know me well, then you’ll know that I’m a Potterhead. I love Harry Potter. The books, the movies, and everything. So when the Wizarding World of Harry Potter open first, back in 2010 in Orlando, USA, I really wanna go there. Tapi apalah daya, saya yang hanya seonggok pengangguran ini ga mampu ke Amerika. And then, in 2014, Universal Studio Japan announced that they’re going to open Wizarding World of Harry Potter there. So, when I issued my flight ticket to Japan, I immediately chose Osaka (instead going straight to Tokyo) because USJ is in Osaka.

When I arrived in Kansai International Airport in Osaka, I just can’t handle my excitement. Apalagi pas ngeliat banner Wizarding World of Harry Potter gede banget di bandara, saya langsung foto-foto lah! Too bad, I arrived late in the morning, sekitar jam 10an gitu, jadi kalau mau langsung ke USJ sayang aja gitu karena udah telat. Akhirnya hari pertama saya sampai di Osaka, saya dan teman-teman memutuskan untuk keliling Osaka aja dengan membeli Amazing Osaka Pass seharga ¥ 2,300 untuk sehari dan bisa digunakan sebagai pass transportasi dan juga free admission ke beberapa objek wisata terkenal di Osaka.

Continue reading

Japan Holiday 101: Visa and Other Things to Prepare

Visa Jepang

So, back to another getting ready for holiday kind of post. Kali ini saya akan menulis tentang seluk-beluk membuat visa Jepang dan hal-hal lain yang harus dipersiapkan kalau berkunjung ke negara yang katanya mahal ini, because I plan to visit Japan (yes finally!) on this fall, so I need to prepare anything, including visa, as soon as possible since the departure date is getting closer.

Before that, I want to tell a unimportant story about my plan to visit Japan this fall. It was months ago, I forget when. Jadi waktu itu lagi ada promo tiket Air Asia dan saya coba aja cek ke beberapa destinasi internasional. Eh taunya, harga ke Jepang kena promo, jadi 3,2 juta saja pulang pergi (fly thru Kuala Lumpur). Lah lumayan banget kan? I remember my friend said that she was bought a Tiger Air promo ticket to Japan for 6 millions something, so my Air Asia promo find was jackpot!

Continue reading

Mesmerizing Istanbul

IMG_0965

Perjalanan saya di Turki pun berlanjut ke Istanbul, kota dengan penduduk terbanyak di Turki. Bahkan karena saking terkenalnya Istanbul, kota ini sering disalah pahami sebagai ibukota Turki. Padahal ibukota Turki adalah Ankara.

Sebenarnya, saat pertama kali menjejakkan kaki di Turki, saya mendarat di Istanbul Ataturk Airport di kota Istanbul. Namun karena schedule tur, saya harus mengelilingi kota lain dulu dan kemudian mampir di Istanbul semalam sebelum kembali ke Jakarta lewat bandara yang sama.

Continue reading

The Breathtaking Cappadocia

IMG_4077

Saya sudah lama bercita-cita pengen ke Cappadocia. Kenapa? Tentu saja karena pengen naik balon udara. Awalnya, saya cuma tau Cappadocia karena it is famous for its hot air balloon destination. But, Cappadocia is so much more than hot air balloon...

Perjalanan saya ke Cappadocia dimulai dari kota Pamukkale. Meskipun perjalanan yang cukup lama, yaitu sekitar 15 jam, tapi saya tidak merasakan lelah sama sekali. Mungkin karena excited dan juga mampir-mampir di destinasi wisata di sepanjang rute menuju Cappadocia. Saya sempat mampir ke kota Dinar dan nyicip opium seed yoghurt. Etsss, jangan salah paham dulu, katanya opium yang diolah jadi yoghurt itu legal karena belum diolah dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Rasanya? Asem.

Continue reading

Ruins of Ephesus, the Greek Ancient City

Library of Celcus

Turki memang terkenal dengan wisata sejarahnya, terutama reruntuhan jaman Romawi kuno. Di hari ke empat saya di Turki, saya mengunjungi Ruins of Ephesus yang terletak di kota Selcuk. Ruins of Ephesus merupakan kota Romawi kuno yang berumur sekitar 2000 tahun. Saat masa kejayaannya dulu, Ephesus ini merupakan kota Romawi terbesar kedua setelah Roma.

Saya masuk dari area Selatan dan langsung disambut pemandangan reruntuhan kota yang dikelilingi oleh bukit-bukit. Ephesus sendiri cukup besar, karena itu saya tidak terlalu berlama-lama di satu spot karena waktu yang cukup terbatas. Salah satu spot yang bikin saya takjub adalah Odeon, indoor theater yang memiliki kapasitas lebih dari 1500 orang. Konon, Odeon ini digunakan untuk rapat pemerintah atau konser. Saya pun iseng naik sampai ke atas Odeon. Dari situ, kita bisa melihat bukit-bukit yang mengelilingi Ephesus. Satu kata, indah.

Continue reading

Melihat Reruntuhan Perang Troya

Kuda Troy

Fellow travelers pernah menonton film Troy yang dibintangi oleh Brad Pitt? Saya sendiri sih belum pernah nonton, sampai saya ‘dipaksa’ untuk menonton Troy di bus dalam perjalanan dari Selat Izmir ke Kota Canakkale, Turki.

Singkat cerita, Troy merupakan film yang menceritakan tentang perang Troya. Berdasarkan mitologi Yunani, Troy merupakan kota yang dihuni dengan damai oleh bangsa Akhaia. Namun semua berubah saat kakak beradik Paris dan Hector datang ke Spartan untuk menjalin kerja sama. Namun ternyata, si Paris ini jatuh cinta sama istri raja Spartan, Helen.

Continue reading

Going to Turkey: With or Without Travel Agent?

IMG_2826 - Copy

Can you guys guess where have I been from my previous post? Korea? Nope. Japan? Nope. Paris? Nope. But I can said that the destination is between Asia and Europe. It’s Eurasia to be exact. Yes it’s Turkey! 

Kenapa saya milih untuk jalan-jalan ke Turki? Well, sebenernya si Bunda yang milih. Doi pengen ngerasain jalan-jalan ala Eropa, tapi budget belom cukup dan juga Turki punya banyak banget tempat wisata religius dan sejarah yang bisa disambangin.

Continue reading