Weekend Escape: Bandung Selatan

Setelah berbulan-bulan berkutat dengan kerjaan magang dan laporan magang, akhirnya saya terbebas juga dari belenggu magang. Kepala rasanya udah mumet banget dan sangat sangat sangat butuh liburan. Awalnya, saya dan keluarga merencanakan untuk liburan ke Karimunjawa, sekaligus menghadiri undangan pernikahan kerabat di Semarang. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya perjalanan ke Semarang dan Karimunjawa terpaksa dibatalkan, padahal Ayah sudah mengambil cuti 5 hari.

Akhirnya kami pun bingung mau kemana? Cari-cari tiket kereta api ke Solo dan Jogja, semua sudah habis. Pilihan berikutnya adalah jalan-jalan ke Garut. Kenapa Garut? Karena saya pengen nginep di Kampung Sampireun setelah nonton Jalan-Jalan Men edisi Garut. Kebayang kan bisa leyeh-leyeh di resort tengah danau setelah berbulan-bulan ngerjain laporan magang?

Sayangnya, lagi-lagi Garut harus batal karena kita terlalu males naik mobil 5 jam lebih ke sana. Akhirnya diputuskan lah untuk pergi ke Ciwidey. Saya pun langsung booking hotel di Agoda dan memilih Villa Kampung Karuhun Sutan Raja. Harganya cukup murah untuk kapasitas villa 4 orang, yaitu sekitar Rp 580.000,-.

Kami berangkat hari Jumat (12/12) jam 10 pagi. Untuk ke Ciwidey, rute yang diambil bukanlah jalur untuk ke Kota Bandung yang harus keluar di Tol Pasteur. Kalo mau ke Ciwidey, kita harus keluar di Tol Kopo dan ambil arah Soreang, ikutin jalan, dan sampai deh di Ciwidey. Cukup gampang sih untuk sampai ke Ciwidey, jalannya pun juga bagus dan beraspal. Sepanjang perjalanan ke Ciwidey, saya suka banget sama penataan daerahnya, kesannya rapi dan teratur.

Sampa di Ciwidey, sayangnya hujan mengguyur, jadi niat mau langsung ke Kawah Putih terpaksa ditunda hingga keesokan hari. Kami pun langsung tancap gas ke villa. Lokasi Villa Kampung Karuhun Sutan Raja ini cukup diluar ekspektasi saya. Kirain lokasinya di pinggir jalan protokol Ciwidey, taunya harus masuk ke desa-desa dengan jalan yang cuma 2 ruas dan pinggirnya jurang. Mana jauh pula masuknya ke dalam, kira-kira sekitar 30 menit lah.

Untungnya, villanya cukup memuaskan. Bersih, rapi, pelayanannya bagus, dan makanannya enak! Sayang karena cukup terpencil, hp saya jadi ga ada sinyal. Mana ga ada fasilitas wifi lagi. Yah berarti kita disuruh menikmati alam kali ya šŸ˜€

Esok harinya, kamiĀ check outĀ jam 13.00 dan langsung ke Kawah Putih. Lagi-lagi hujan mengguyur kota ini. Perjalanan ke Kawah Putih sendiri dari villa memakan waktu sekitar 1 jam. Setelah tiba di Kawah Putih, kita diharuskan untuk membayar tiket masuk sebesar Rp 17.000,- per orang dan biaya masuk mobil sebesar Rp 150.000,- per mobil. Hmm menurut saya sih mahal banget ya, kenapa biaya masuk mobil sebegitu mahalnya? Tapi yaudahlah, karena sudah terlanjut sampai, jadi mau ga mau pun kita tetap masuk.

Hujan makin deras ketika kita sampai di lokasi parkir Kawah Putih. Keluar mobil, saya yang biasanya tahan dingin sampai harus mengambil jaket karena kedinginan. Kabut dimana-mana membuat jarak pandang sedikit terganggu. Untuk mencapai kawah, kita harus menuruni tangga yang cukup curam. Wah, akhirnya kelihatan juga kawah putih! Pas sampai di kawah, bau belerang cukup menyengat dan dingin semakin menusuk tulang (asli dingin banget, gigi saya sampe gemetaran). Tapi kami tetep foto-foto.

Saya pribadi cukup terkesan dengan Kawah Putih. Viewnya itu bener-bener keren! Kawahya bukan putih sih sebenernya, tapi lebih ke biru muda turquoise gitu. Andaikan suhu ga dingin dan ga hujan, saya betah berlama-lama di Kawah Putih buat foto-foto. Eh tapi ternyata, kita juga ga boleh lama-lama berada di sekitar kawah, menurut peringatan petugas, maksimal 15 menit kita boleh disana, setelah itu bisa saja mulai ada gangguan pernapasan. Pantes aja saya udah mulai batuk-batuk.

Setelah selesai foto-foto di Kawah Putih, kita pun menuju lokasi wisata berikutnya, yaitu Situ Patenggang (atau Situ Patengan?) yang berlokasi sekitar 20 menit dari Kawah Putih. Sepanjang perjalanan menuju Situ Patenggang, kami dimanjakan oleh hamparan hijau kebun teh yang berundak-undak. AH ASLI KEREN BANGET! Kami sampe berhenti di pinggir jalan untuk foto-foto sama hamparan kebun teh.

Untuk masuk ke Situ Patenggang, kita harus membayar biaya masuk kalo ga salah sekitar Rp 12.500,- per orang dan mobil Rp 30.000,-. Duh maaf kalo salah, saya lupa banget. Tapi yang pasti, ga semahal harga tiket masuk ke Kawah Putih kok! Lagi-lagi pas mau keluar mobil, hujan deras datang lagi. Terpaksalah kami duduk-duduk di warung sambil makan Indomie dan minum teh susu. Ah nikmat!

Setelah hujan cukup reda, kita pun masuk ke lokasi wisata Situ Patengan. Saya sempat baca dikit asal-usul Situ Patenggan ini di papan informasi. Jadi, nama Situ Patenggang ini berasal dari bahasa SundaĀ Pateangan-teanganĀ yang artinya saling mencari. Ceritanya dulu, cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis harus terpisah lama. Tapi karena saking cintanya, mereka itu saling mencari dan akhirnya bertemu di lokasi Batu Cinta yang ada di Situ Patenggang. Dewi Rengganis minta dibuatin danau dan perahu untuk berlayar bersama. Nah jadi perahu itulah yang sekarang jadi pulau berbentuk hati yang ada di Situ Patenggang. Romantis ga?

Setelah dari Situ Patenggang, tadinya kami pengen nginep lagi karena tergoda sama resort-resortĀ yang menawarkan pemandian air panas di sepanjang perjalanan. Sayangnya karena tidak membawa cukup baju, maka kita pun pulang. TapiĀ overall, gue suka banget daerah Bandung Selatan ini! Pemandangannya luar biasa, cuacanya sejuk-sejuk dingin, dan belum terlalu padat kayak Puncak dan Bandung.

BuatĀ fellow travelerĀ yang udah sumpek sama Jakarta dan pengen ngabur bentar, daerah Bandung Selatan cocok nih dijadiin tempat kabur selama weekend!

Advertisements

3 thoughts on “Weekend Escape: Bandung Selatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s