Review: The Westin Hotel, Jakarta

bedroom

One weekend, me and my family decided to stay at The Westin Jakarta, because my cousin was getting married there. She opened us a room so we could stay the night before the wedding. I was so eager to spend the night in Westin because it was a brand new hotel. Everything new is always nice, right?

The hotel is built in the Gama Tower. So, all the guest have to take the access from The Gama Tower lobby and take the Westin lift to their sky lobby in 52nd floor. The sky lobby was stunning with big panoramic window, beautiful  classic furniture, and high ceilings. Since, I got the room in 56th floor, I have to take another lift.

Continue reading

Advertisements

Menelusuri Sejarah di Passer Baroe Sambil Jalan Kaki

Saya emang cukup sering banget sih ke Passer Baroe. Ya pasti tujuan kesana adalah belanja, mulai dari belanja tekstil, belanja sepatu, sampai kebutuhan salon semuanya lengkap ada di Passer Baroe. Tapi siapa yang sangka sih kalau pusat pertokoan yang berlokasi di daerah Jakarta Pusat ini tidak hanya melulu soal belanja, tapi juga menyimpan sejarah masa lalu yang keren?

Siang ini, tepatnya tanggal 26 September, saya berkesempatan untuk melakukan walking tour bersama dengan teman-teman @TravelNBlogID dan dipandu oleh @JKTGoodGuide ke wilayah Passer Baroe. Perjalanan kami dimulai dari Stasiun Kereta Juanda. Saat sampai di Stasiun Juanda, saya sendiri merasa cukup takjub dengan situasi Stasiun Juanda yang rapi, bersih, dan banyak restoran, mirip-mirip dengan stasiun MRT yang ada di Singapore deh hahaha.

Continue reading

Kenali Sejarah Perbankan di Kota Tua

Akhir-akhir ini saya lagi tertarik untuk mengunjungi museum. Alasannya sih cukup mainstream, yaitu pengen hunting foto buat instagram. Hahahaha! Saya pun mencari teman untuk menemani saya jalan-jalan. Melalui grup Line, saya pun membuka wacana untuk pergi ke Kota Tua. Sayangnya, hanya beberapa orang saja yang bisa ikut, Nelly, Dita, dan Wildan karena memang cuma kami doang yang gabut diantara teman-teman yang lain masih sibuk magang.

Kamis 18 September lalu kami pun akhirnya melancong ke Kota Tua. Kami semua pun setuju untuk bertemu di halte busway Stasiun Kota. Perjalanan saya naik busway cukup memakan waktu, yaitu hampir 1,5 jam karena harus menunggu lama busway dari arah Pluit. Padahal di jalan ga macet sama sekali. Andai aja armada busway banyak dan interval tunggunya jelas.

Continue reading