Tur Kota Gapyeong: Nami Island & Petite France

Jika kamu berada di Seoul dan mencari tempat yang tenang, maka Gapyeong adalah tempat yang tepat untuk kamu. Kota ini dikelilingi oleh pemandangan indah, pegunungan, dan sungai. Di musim dingin, kota ini akan menjadi lebih indah seperti salju. Gapyeong juga tidak terlalu jauh dari Seoul, hanya sekitar satu jam perjalanan kereta api dari pusat kota Seoul. Aku pergi ke Gapyeong untuk mengunjungi Pulau Nami dan Petite France yang terkenal ituu.

Bagi kamu pecinta K-Drama, pasti tahu kan dengan Winter Sonata? Aku ingat drama ini tayang ketika aku masih di sekolah dasar, namun aku tidak begitu menggemarinya. Kendati demikian,  aku ingat bahwa lokasi drama itu cukup indah. Diambil di suatu tempat di Korea Selatan saat musim dingin dan lokasi itu benar-benar daerah yang saya impi impikan untuk dikunjungi.

Ketika aku tumbuh dewasa, aku tahu drama ini diambil di Pulau Nami, Korea Selatan. Sekarang, Pulau Nami telah menjadi lokasi wisata populer di Korea Selatan. Jadi, ketika aku akan mengunjungi Seoul pada bulan Januari,  aku harus mencantumkan Pulau Nami pada rencana perjalananku. Karena aku berkunjung di musim dingin, aku benar-benar dapat mengalami “winter sonata” yang indah.

Pulau Nami terletak sekitar 63 km dari Seoul. Cukup jauh, tetapi karena transportasi umum di Korea Selatan sangat nyaman, aku lebih suka naik kereta. Dari hostel tempatku bermalam di kawasan Univ Wanita Sookmyung, aku harus mengambil rute Stasiun Univ Wanita Sookmyung – Stasiun Taman Budaya – Stasiun Wangsimni – Stasiun Mangu  – Stasiun Gapyeong. Jika aku tidak salah, perjalanannya sekitar satu setengah jam dan aku harus menunggu kereta di musim dingin yang membeku dan percayalah, itu benar-benar dingin.

Ketika aku tiba di Stasiun Gapyeong, aku segera pergi ke halte bus dan naik Bus Antar-Jemput Tur Kota Gapyeong. Bus bisa membawa kamu bolak-balik ke Pulau Nami, Petite France, The Garden of Morning Calm, dan tempat-tempat wisata lainnya. Harganya sekitar 6000 KRW. Tetapi jika kamu hanya ingin mengunjungi Pulau Nami, kamu bisa naik bus umum atau taksi.

Namiseom: Pulau Romantis

Setelah aku turun dari bus di Gapyeong Naru, aku pergi ke loket,  mereka menyebutnya Naminara Repulic Immigration. Harganya 8000 KRW untuk orang asing dan termasuk biaya perjalanan pulang pergi feri. Hari itu cukup ramai, aku harus menunggu sekitar 10 menit untuk naik feri. Setelah masuk ternyata tidak ada tempat untuk duduk di dalamnya. Jadi, aku hanya berdiri dan menikmati pemandangan danau yang beku. Oh, sedikit informasi, jika kamu seorang pecandu adrenalin, kamu bisa mengambil zipwire dari Gapyeong Naru ke Namiseom Naru. Kedengarannya sangat menyenangkan, bukan? Tetapi karena aku berkunjung di musim dingin, zipwire tidak disarankan, karena kamu bisa membeku

Perjalanan feri dari Gapyeong ke Nami hanya sekitar 15 menit dan pemandangannya menakjubkan. Setelah aku tiba, aku hanya berjalan-jalan dan menjelajahi pulau. Meski sangat dingin, tetapi aku menikmatinya karena semuanya memang terlihat begitu indah. Aku kepikiran untuk sewa sepeda, tetapi aku tidak menemukan persewaan sepeda dan tidak ada yang mengendarai sepeda disana. Jadi aku berjalan kaki sambil mengambil banyak foto di jalan yang indah dikelilingi oleh pepohonan.

Setelah berjalan-jalan dan bermain, kami memutuskan untuk makan siang di Asian Family Restaurant. Kami memilih restoran karena itu halal dan terletak di tengah pulau. aku pesan bulgogi dengan nasi, daging sapi, sayur, dan kimchi. Percayalah itu enak sekali!

Aku terus berjalan di sekitar pulau setelah makan siang. Aku menemukan patung Winter Sonato, Ginkgo Tree Lane, dan Metasequoia Lane. Jika kamu mengunjungi pulau itu, pastikan untuk mengambil banyak foto di tempat itu, dari pada menyesal nantinya hehe. Bagiku Pulau Nami sangat cantik dan romantis

Bertemu dengan Do Min Joon di Petite France

Aku menghabiskan waktu 3,5 jam di pulau Nami dan selanjutnya akan melanjutkan perjlanan ke tujuan lain yaitu Petite France. Karena aku mengambil Bus Antar-Jemput Tur Kota Gapyeong, aku hanya perlu menunjukkan tiket aku sebelumnya kepada sopir bus. Sekitar 15 menit kemudian aku tiba di Petite France.

Bagi pecinta drama korea rasnaya wajib ke Petite France. Sebab tempat ini banyak dijadikan lokasi syuting. Salah satunya adalah  drama My Love From the Star. Ini adalah lokasi di mana Do Min Joon dan Cheon Song Yi berciuman. Petite France juga dikenal sebagai lokasi syuting seri Running Man yang terkenal.

Aku tiba sekitar jam 5 sore, tidak banyak orang di sana. Ketika aku masuk, aku langsung mengambil foto di depan tangga tempat Min Joon dan Song Yi berciuman. Mereka bahkan memiliki spanduk foto pasangan! Tetapi jika kamu tidak tahu apa itu My Love From the Star, Petite France tetap menjadi destinasi “wajib” yang harus dikunjungi ketika berada di Gapyeong.

Ketika berjalan di tempat itu, aku merasa seperti berada di sebuah desa di suatu tempat di Prancis,  cantik dan romantis. Anda dapat mengambil foto di depan Menara Eiffel mini, berkunjung ke rumah tradisional Prancis (benar-benar cantik dengan semua ornamen keramik!), Bertemu Pangeran Kecil di Saint Exupery Memorial Hall, dan menonton banyak pertunjukan khusus. Sayang sekali, ketika saya di sana agak terlambat, jadi tidak ada pertunjukan.

Saya hanya menghabiskan satu jam disana, karena sudah terlambat. Rencana saya untuk pergi ke The Garden of Morning Calm dibatalkan, karena saya khawatir sudah tutup dan saya tidak bisa naik bus terakhir ke stasiun. Gapyeong bagi saya adalah pelarian yang luar biasa dari ibu kota yang sibuk, Seoul. Jika saya punya waktu untuk mengunjungi Korea Selatan lagi, saya harus menghabiskan lebih banyak waktu di kota ini!

Leave a Comment