Short Gateway in Malang: Museum Tubuh and Museum Angkut

museum-tubuh-bagong-malang

Last September, my cousin was having a wedding reception in Surabaya, East Java. Even though it was out of town, I decided to came because I was so tired at work and needed some time away. I asked for two days off, then flew to Surabaya. The wedding was held at Thursday, so I had 3 days to spare before going back to reality. We decided to go to Batu, Malang.

We (me and my parents) went to Malang on Friday afternoon and arrived around 5 pm. After reached Batu, I immediately open pegipegi on my phone browser, because I haven’t book a room yet. I really like to use pegipegi.com everywhere I went travel, because the hotel price was cheaper compare to others (beside, you could also get a cash reward!). You could find so many hotels in just one two tap. After browsing around pegipegi.com, I chose to stay in Kartika Wijaya Heritage Hotel.

Continue reading

Advertisements

Review: The Westin Hotel, Jakarta

bedroom

One weekend, me and my family decided to stay at The Westin Jakarta, because my cousin was getting married there. She opened us a room so we could stay the night before the wedding. I was so eager to spend the night in Westin because it was a brand new hotel. Everything new is always nice, right?

The hotel is built in the Gama Tower. So, all the guest have to take the access from The Gama Tower lobby and take the Westin lift to their sky lobby in 52nd floor. The sky lobby was stunning with big panoramic window, beautiful  classic furniture, and high ceilings. Since, I got the room in 56th floor, I have to take another lift.

Continue reading

Review: The Sahira Hotel, Bogor

lobi-sahira-2

Setelah libur idul fitri kemarin (well I know it was months ago), saya dan keluarga memutuskan untuk berlibur sebentar ke Bogor. Selain silaturahmi ke rumah Om yang memang berdomisili di Bogor, kami memilih Bogor karena ingin cafe hopping, karena sekarang Bogor cukup terkenal dengan cafe yang lucu-lucu. Rencana awalnya memang pengen glamping, tapi sayangnya resort yang kami mau sudah full booked. Jadi, saya harus mencari alternatif lain.

Setelah browsing di Booking.com, saya menemukan The Sahira Hotel. Lokasinya di Jalan Ahmad Yani, jadi tidak terlalu jauh dari pusat kota dan Jalan Padjajaran yang banyak cafe itu. Akhirnya, kami pun memilih deluxe twin room dengan harga Rp 850.000 untuk semalam. Harga tersebut sudah termasuk pajak dan breakfast untuk dua orang.

Continue reading

Gapyeong City Tour: Nami Island & Petite France

nami path

If you are in Seoul and about to have an escape to somewhere more quiet, then Gapyeong is the perfect place for you. The city is surrounded by beautiful landscape, mountains and river. In winter, the city will be more beautiful as the snow covers. Gapyeong is not really far from Seoul, just about an hour train ride from the downtown Seoul. I went to Gapyeong to visit the famous Nami Island and Petite France.

For you the K-Drama lovers, you must be familiar about Winter Sonata. As for me, I remember this drama back when I was in elementary school, but never a fan. But I must be have take a look at this drama, because I remember that the drama’s screenplay was beautiful. Taken somewhere in the wintery South Korea and the location was just really dreamy.

Continue reading

Back to the Joseon Dynasty

11

Rasanya ga lengkap kalau jalan-jalan ke suatu negara tapi ga mampir ke historical places. Saat saya ke Korea Selatan Februari kemarin, saya juga menyempatkan diri untuk mampir ke beberapa historical places di Seoul. Korea Selatan memang terkenal dengan sejarah kerajaannya dulu. Apalagi ditambah K-Drama yang banyak menceritakan sejarah Korea, saya jadi makin penasaran deh untuk wisata sejarah di Seoul.

Wisata sejarah saya di Seoul di mulai dari Gyeongbokgung Palace. Untuk mencapai Gyeongbokgung Palace, fellow traveler harus menaiki subway ke Gyeongbokgung Palace Station. Suasana stasiunnya sendiri sudah kental dengan nuansa dinasti Korea jaman dahulu. Ada banyak artefak, mural, dan installation art di dalam stasiun ini. Sambil menghangatkan tubuh, saya memutuskan untuk foto-foto dulu.

Continue reading

Crossed It Off From the Bucket List: Seoul World Cup Stadium

12670075_10153851193389898_957944351186510128_n

Saya inget banget pertama kali saya menonton bola, yaitu saat Piala Dunia 2002. Saat itu saya masih kelas 4 SD dan setiap pulang sekolah anteng depan TV nonton bola. Waktu itu, karena venue Piala Dunia di Jepang dan Korea Selatan, jadi waktu pertandingannya tuh masih sore-sore gitu, pas lah sama jam pulang sekolah. Saya inget banget tim yang saya dukung itu tim Jerman. The one and only reason is Miroslav Klose!

Fast forward ke 2016, saya yang what-so-called football fanatic, pun berkesempatan berkunjung ke Korea Selatan. Saya langsung inget dong kalau negara ini pernah jadi tuan rumah perhelatan sepak bola terbesar dan juga pertandingan-pertandingan di negara ini lah yang membuat saya jadi suka sepak bola. Berkunjung ke Seoul World Cup Stadium akhirnya saya masukkan ke dalam itinerary saya di Seoul.

Continue reading

The Lovely Neighborhood: Itaewon

Korea 2016 176

Yes as the title says, my stroll around Itaewon was lovely. Suasana di Itaewon ini menurut saya, ‘internasional’ banget. Bahkan di salah satu artikel yang saya baca, katanya sih emang Itaewon ini memang di desain sebagai destinasi turis, jadi ga heran banyak percampuran kultur disini. Di Itaewon, fellow traveler akan dimanjakan oleh banyaknya cafe dan toko-toko yang menawarkan berbagai barang lucu-lucu.

Tujuan utama saya dan keluarga ke Itaewon ini adalah untuk mampir ke masjid yang terkenal seantero Seoul, yaitu Seoul Central Mosque. Untuk mencapai Seoul Central Mosque, fellow traveler harus turun di Itaewon Station dan jalan kaki sekitar 300m ke Usadan-ro Road. Emang sih jalanannya cukup nanjak gitu, tapi tenang aja sepi kok jalannya jadi bebas aja kalo mau jalan pelan-pelan hehehe. Ga perlu takut nyasar juga karena pasti udah ada direction sign juga untuk mencapai Seoul Central Mosque kok.

Continue reading

Where to Shop in Seoul?

Myeongdong

Cewe mana sih yang ga suka belanja? Sebagai cewe, saya pun suka belanja. Meskipun kadang-kadang finansial berbanding terbalik dengan barang-barang yang ingin dibeli, tapi retail therapy works on me even when it’s just window shopping. Nah, kemarin saya baru saja balik dari Seoul, Korea Selatan yang katanya surga barang-barang lucu dan kosmetik bagus. Seoul juga menjadikan shopping sebagai salah satu highlight dari kampanye pariwisata mereka, jadi banyak banget lokasi-lokasi belanja di Seoul, mulai dari yang high end brand sampe yang di lapak pinggir jalan.

Saat ke Seoul kemarin, saya ga mau ketinggalan untuk belanja-belanja lucu atau sekedar window shopping dong. Karena memang ada beberapa barang yang saya rencanakan untuk beli di Korea dan ditahan-tahan untuk ga beli di Jakarta, jadi saya pun memasukkan beberapa lokasi shopping di itinerary. So here some of the shopping area in Seoul based on my visit.

Continue reading