Gapyeong City Tour: Nami Island & Petite France

nami path

If you are in Seoul and about to have an escape to somewhere more quiet, then Gapyeong is the perfect place for you. The city is surrounded by beautiful landscape, mountains and river. In winter, the city will be more beautiful as the snow covers. Gapyeong is not really far from Seoul, just about an hour train ride from the downtown Seoul. I went to Gapyeong to visit the famous Nami Island and Petite France.

For you the K-Drama lovers, you must be familiar about Winter Sonata. As for me, I remember this drama back when I was in elementary school, but never a fan. But I must be have take a look at this drama, because I remember that the drama’s screenplay was beautiful. Taken somewhere in the wintery South Korea and the location was just really dreamy.

Continue reading

Back to the Joseon Dynasty

11

Rasanya ga lengkap kalau jalan-jalan ke suatu negara tapi ga mampir ke historical places. Saat saya ke Korea Selatan Februari kemarin, saya juga menyempatkan diri untuk mampir ke beberapa historical places di Seoul. Korea Selatan memang terkenal dengan sejarah kerajaannya dulu. Apalagi ditambah K-Drama yang banyak menceritakan sejarah Korea, saya jadi makin penasaran deh untuk wisata sejarah di Seoul.

Wisata sejarah saya di Seoul di mulai dari Gyeongbokgung Palace. Untuk mencapai Gyeongbokgung Palace, fellow traveler harus menaiki subway ke Gyeongbokgung Palace Station. Suasana stasiunnya sendiri sudah kental dengan nuansa dinasti Korea jaman dahulu. Ada banyak artefak, mural, dan installation art di dalam stasiun ini. Sambil menghangatkan tubuh, saya memutuskan untuk foto-foto dulu.

Continue reading

Crossed It Off From the Bucket List: Seoul World Cup Stadium

12670075_10153851193389898_957944351186510128_n

Saya inget banget pertama kali saya menonton bola, yaitu saat Piala Dunia 2002. Saat itu saya masih kelas 4 SD dan setiap pulang sekolah anteng depan TV nonton bola. Waktu itu, karena venue Piala Dunia di Jepang dan Korea Selatan, jadi waktu pertandingannya tuh masih sore-sore gitu, pas lah sama jam pulang sekolah. Saya inget banget tim yang saya dukung itu tim Jerman. The one and only reason is Miroslav Klose!

Fast forward ke 2016, saya yang what-so-called football fanatic, pun berkesempatan berkunjung ke Korea Selatan. Saya langsung inget dong kalau negara ini pernah jadi tuan rumah perhelatan sepak bola terbesar dan juga pertandingan-pertandingan di negara ini lah yang membuat saya jadi suka sepak bola. Berkunjung ke Seoul World Cup Stadium akhirnya saya masukkan ke dalam itinerary saya di Seoul.

Continue reading

The Lovely Neighborhood: Itaewon

Korea 2016 176

Yes as the title says, my stroll around Itaewon was lovely. Suasana di Itaewon ini menurut saya, ‘internasional’ banget. Bahkan di salah satu artikel yang saya baca, katanya sih emang Itaewon ini memang di desain sebagai destinasi turis, jadi ga heran banyak percampuran kultur disini. Di Itaewon, fellow traveler akan dimanjakan oleh banyaknya cafe dan toko-toko yang menawarkan berbagai barang lucu-lucu.

Tujuan utama saya dan keluarga ke Itaewon ini adalah untuk mampir ke masjid yang terkenal seantero Seoul, yaitu Seoul Central Mosque. Untuk mencapai Seoul Central Mosque, fellow traveler harus turun di Itaewon Station dan jalan kaki sekitar 300m ke Usadan-ro Road. Emang sih jalanannya cukup nanjak gitu, tapi tenang aja sepi kok jalannya jadi bebas aja kalo mau jalan pelan-pelan hehehe. Ga perlu takut nyasar juga karena pasti udah ada direction sign juga untuk mencapai Seoul Central Mosque kok.

Continue reading

Where to Shop in Seoul?

Myeongdong

Cewe mana sih yang ga suka belanja? Sebagai cewe, saya pun suka belanja. Meskipun kadang-kadang finansial berbanding terbalik dengan barang-barang yang ingin dibeli, tapi retail therapy works on me even when it’s just window shopping. Nah, kemarin saya baru saja balik dari Seoul, Korea Selatan yang katanya surga barang-barang lucu dan kosmetik bagus. Seoul juga menjadikan shopping sebagai salah satu highlight dari kampanye pariwisata mereka, jadi banyak banget lokasi-lokasi belanja di Seoul, mulai dari yang high end brand sampe yang di lapak pinggir jalan.

Saat ke Seoul kemarin, saya ga mau ketinggalan untuk belanja-belanja lucu atau sekedar window shopping dong. Karena memang ada beberapa barang yang saya rencanakan untuk beli di Korea dan ditahan-tahan untuk ga beli di Jakarta, jadi saya pun memasukkan beberapa lokasi shopping di itinerary. So here some of the shopping area in Seoul based on my visit.

Continue reading

Tokyo Disneysea: The Happiest Place on Earth

Disneysea ticket

‘The Happiest Place on Earth’ memang cocok banget dijadikan tagline dari Disney Resort, baik untuk Disneyland atau Disneysea. Saat saya ke Jepang Oktober lalu, saya juga menyempatkan diri ke what-so-called the happiest place ini. Di Tokyo sendiri, ada Disneyland dan Disneysea, tapi saya lebih memilih untuk berkunjung ke Disneysea. Kenapa? Karena Disneysea hanya ada satu di dunia, yaitu di Jepang saja. Sedangkan Disneyland itu ada beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Perancis. Selain itu, saya juga sudah pernah main-main ke Hongkong Disneyland dan kata orang-orang, Disneyland hampir mirip-mirip kok di seluruh dunia.

Hari kedua saya di Tokyo, kami pun memutuskan untuk berangkat ke Disneysea. Dari apartemen kami di Shinjuku, kami harus menaiki kereta ke Maihama Station, namun sebelumnya harus transit di Tokyo Station. Maihama Station sendiri merupakan gate dari Tokyo Disney Resort yang menyambungkan Tokyo Disneyland, Tokyo Disneysea, dan area perhotelan disekitarnya. Untuk menuju Tokyo Disneysea, saya harus menaiki kereta khusus yang bertemakan Disney dan membayar sekitar ¥250. Sebenarnya jaraknya dekat, tapi ya udah kan gemes tuh naik kereta ala ala Disney yang kebetulan waktu itu temanya lagi halloween dan didominasi warna oranye.

Continue reading

I Left My Heart in Tokyo

Shibuya

Tokyo, sebagai ibukota Jepang memang merupakan salah satu kota yang menjadi bucketlist banyak orang. Saya pun begitu. Saya selalu penasaran bagaimana sih rupanya Tokyo ini. Apakah memang secanggih dan sebagus yang orang-orang katakan? Akhirnya saya pun bisa berkesempatan untuk mengunjungi Tokyo sebagai salah satu kota tujuan saya selama di Jepang.

Melanjutkan kisah perjalanan saya di Nippon, saya dan teman-teman saya kemudian menumpang Willer Bus dari Kyoto ke Tokyo. Enaknya Willer Bus ini, ada pilihan overnight ride, jadi pas banget buat fellow traveler yang ingin menghemat biaya penginapan. Bus saya sendiri waktu itu berangkat jam 23.30 dari depan Ibis Style Kyoto dan berhenti di Tokyo Station parking lot jam 07.00 keesokan harinya.

Continue reading

A Day In Kyoto

Tori Gates

Kota tujuan saya berikutnya di Jepang adalah Kyoto. Setelah menghabiskan 2 hari 1 malam di Osaka, saya pun berangkat ke Kyoto, tepatnya pada malam hari setelah puas bermain seharian di Universal Studio Jepang. Dari Osaka, Kyoto ini memang tidak jauh dan hanya memakan waktu perjalanan sekitar 45 menit menggunakan kereta.

Setibanya di Kyoto, saya dan teman-teman saya dijemput dengan mobil di stasiun oleh host Airbnb kami yang bernama Toshiya. Baik banget ya dia mau jemput segala? Mungkin dia kasian sama cewe-cewe kere malem-malem di jalan hahaha. Karena mobilnya kecil dan ga muat, akhirnya kami harus gantian dijemput dan saya pun dapat giliran dijemput belakangan sama Naadiyah. Stasiunnya malam itu sepi banget, saya sendiri lupa nama stasiunnya apa pokoknya kayak di daerah perumahan gitu. Ga lama kemudian, si Toshiya kembali menjemput saya dan Naadiyah. Di mobil kami basa-basi, dia nanya kami mau kemana aja dan dia ngasih tau kalo mau kesitu naik apa.

Continue reading